Cukup banyak
tempat-tempat indah di Indonesia yang sudah lumayan dikenal di luar
negeri, tapi justru masih kurang dikenal luas di negeri sendiri. Satu
contoh adalah Kampung Sawai yang terletak di utara Pulau Seram. Tidak
seperti namanya, Pulau Seram ternyata menyimpan surga kecil yang sungguh
cantik. Dan tampaknya belum banyak orang yang tahu. Jumlah kunjungan
wisatawan lokal ke Kampung Sawai memang masih sedikit. Tempat ini malah
lebih dikenal oleh kalangan wisatawan manca negara, baik dari segi
keindahannya, maupun keramahan penduduknya. Rombongan turis asing rutin
mengunjungi Kampung Sawai. Sedikitnya 4 kali dalam setahun.
sawai Surga Kecil Tersembunyi di Pulau Seram
Foto: Reynold Sumayku/NGI
Pesona Kampung Sawai tidak kalah dengan Halong Bay di Vietnam atau
Phuket di Thailand. Pemandangan teluk cantik dengan pulau-pulau kecil
dan batu karang di sekelilingnya sangat memukau. Suasana kawasan teluk
begitu tenang, cocok untuk melepas lelah dan menjernihkan pikiran. Warna
lautnya biru kehijauan dan tampak jernih. Suguhan karang dan koral yang
terhampar di depan mata tentu juga menarik.
SAWAI4 Surga Kecil Tersembunyi di Pulau Seram
Foto: Alvin Lee Hahuly
Kampung Sawai sangat terjaga. Bukit-bukitnya rimbun dan anggun. Kondisi
alam yang terawat ini tidak mengherankan, karena Sawai masih termasuk
dalam kawasan Taman Nasional Manusela. Di Sawai Anda juga dapat
menemukan burung-burung endemik yang khas, yang tak bisa ditemukan di
tempat lain tentunya. Nuri Kepala Hitam, Kakatua Seram, Rangkong, hingga
Perkicik tampak terbang bebas di sekitar Sawai dengan suara nyaring.
Untuk mencapai Kampung Sawai dapat ditempuh dengan 2 cara. Yang pasti
keduanya ditempuh dari Masohi, yakni Ibukota Kabupaten Malauku Tengah.
Cara pertama, perjalanan bertolak dari Masohi menggunakan mobil langsung
jurusan Masohi – Sawai. Rute perjalanannya menarik. Anda akan melintasi
pegunungan dengan lekukan SS selama kurang lebih 4 jam. Asyik namun
agak mendebarkan memang.
Cara kedua, Anda dapat memilih perjalanan dengan rute Masohi – Dusun
Saka terlebih dahulu. Waktu tempuhnya sekitar 2 jam. Selanjutnya,
perjalanan disambung menggunakan Loang Boat menuju Sawai, selama kurang
lebih 30 menit. Tinggal pilih mana yang lebih pas untuk Anda. Tapi
keduanya sama-sama menarik.
Sawai6 Surga Kecil Tersembunyi di Pulau Seram
Menghabiskan waktu di Sawai tentunya kurang puas jika cuma setengah
hari. Untuk menjelajahi keseluruhan Sawai, butuh tempat untuk bermalam.
Di Sawai ada satu penginapan yang bisa digunakan untuk beristirahat,
yaitu penginapan Lisar Bahari. Letaknya di ujung desa, berbentuk rumah
panggung di atas air laut. Dari sini Anda bisa melihat aktivitas
sehari-hari penduduk lokal. Kalau ingin snorkling, bisa langsung
dilakukan di belakang penginapan.
Sawai5 Surga Kecil Tersembunyi di Pulau Seram
Banyak kegiatan refreshing yang bisa dilakukan untuk menyegarkan pikiran
selain snorkling. Memancing dengan perahu, duduk-duduk di pinggir
pantai, bermain kayak di laut, jalan berkeliling di sekitar Kampung
Sawai, atau melintasi Sungai Salawai untuk melihat proses pembuatan
sagu. Kalau beruntung, Anda juga bisa melihat hewan-hewan liar seperti
buaya, rusa dan babi hutan di sekitar Sungai Salawai. Setelah berlibur
di Kampung Sawai, rasanya ada energi baru untuk kembali menjalani
rutinitas.
Read more at http://uniqpost.com/38472/surga-kecil-tersembunyi-di-pulau-seram/
Read more at http://uniqpost.com/38472/surga-kecil-tersembunyi-di-pulau-seram/

0 komentar:
Posting Komentar